Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Thursday, January 24, 2019

Jokowi - Ma'ruf Amin Mendapatkan Dukungan Dari NU Jawa Timur



LIPUTANBERITA21.COM Pengurus Nahdlatul Ulama wilayah Jawa Timur yaitu Rais Syuriah. Pengurus NU akan targetkan 70% untuk dukungan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin di Pemilu 2019 wilayah Jawa Timur.

"Kami menargetkan sebanyak 70% untuk pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin di wilayah Jawa Timur. Karena kami mempunyai jaringan alumni pesantren dimana-dimana,” Ujar KH Anwar, Rabu (23/1) malam.

"Kami mengadakan pertemuan antara warga NU dalam satu barisan untuk mendukung Jokowi – Ma’ruf Amin,” Sambung KH Anwar.

Setelah melakukan pertemuan untuk NU se-Indonesia mempersiapkan dan mendoakan negara Indonesia supaya memberikan keselamatan dan kebaikan untuk Pemilu 2019 nanti.  

"Sebuah upaya besar akan dilakukan PBNU, melakukan istighotsah dalam peringati harlah NU sekaligus utk doakan keselamatan bangsa dan negara. Tapi tanggalnya masih dirundingkan," tutup KH Anwar.

Pertemuan ini di datangin oleh Petinggi NU se-Indonesia
Berikut daftar Kiai diundang dalam silaturahmi internal tersebut:
KH Fuad Mun'im Jazuli,
KH Abdullah Kafabih,
KH Ali Masyhuri,
KH Idris Hamid, KH Nuruddin,
KH A Muqsit Idris,
KH Ja'far Yusuf,
KH Abdul Matin,
KH Syafi'uddin Wahid,
KH A Salam,
KH Abd A'la,
KH Mutawakkil Alallah,
KH Ubaidillah Faqih,
LH Ahmad Fahrur Rozi,
KH Abdulhadi,
KH Syamli Muqsith, KH Fuad,
KH Ramdlan Siraj.


Read More

Friday, December 21, 2018

Pertemuan 2 Tokoh Politik Untuk Membahas Pilpres 2019



LIPUTANBERITA21.COM Di karenakan pilpres 2019 akan diselenggarakan sebentar lagi, maka itulah yang mendatangi dua tokoh politik Indonesia, yaitu mantan presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY)  dengan calon presiden RI Prabowo Subianto. Dua tokoh ini akan mengadakan pertemuanan untuk membahas Pilpres 2019, kenapa SBY mengadakan pertemuan dengan Prabowo Subianto, dikarenakan Prabowo Subianto telah mencalonkan diri menjadi presiden sebanyak dua kali yaitu pada tahun 2014 dan tahun 2019. Tujuan lain dari pertemuan ini adalah bagaimana untuk mempersiapkan strategi kedua dalam menghadapi Pilpres yang digelar April 2019 nanti. Pertemuan kedua toko politik ini akan diadakan pada sore ini, Jumat (21/22).

“Dari SekJen Partai Demokrat Hinca Berkata"Saya perkirakan tujuan dari pertemuan ini tidak lan adalah untuk evaluasi strategi ke depan setelah setengah babak ini. Kita akan bertukar pikiran dan akan berbagi pengalaman dan untuk Pak SBY nanti akan sampaikan hasilnya setelah pertemuan ini”

Saat sedang diwawancara Hinca membantah bahwa selama ini pak SBY dan partai demokrat tidak sama sekali mengkampanyekan Prabowo-Sandi. Menurut Hinca partai demokrat mempunyai strategi kampanye dengan cara nya sendiri.  

“Hinca berkata"Pokoknya inti dari pertemuan kedua tokoh politik ini bertujuan untuk membicarakan strategi untuk memenangkan pilpres 2019 dengan lebih detail lagi. Konsolidasi Partai Demokrat sudah sangat matang untuk menghadapi Pilpres 2019 nanti. Kami akan lebih cepat lagi, lebih tinggi lagi dan intesitas lebih banyak untuk Januari Februari dan Maret sampai April”.

Hinca berkata” Untuk kampanye Pemilu Pilres 2019 ini masih mempunyai waktu yang sangat lama, sehingga kami harus mempersiapkan strategi dengan matang untuk memenangkan pilres 2019 ini. 

“Hinca mengibaratakan seperti"Jika kalian lari maraton kan pasti kalian harus menjaga nafas, seperti itulah kampanye kami, dikarenakan kampanye tersisa 3 bulan lagi maka pertemuaan berikutnya kami akan membahas lebih mendalam dan lebih detail tentang pemilu Pilpres 2019," tutup Hinca”..

Read More

Saturday, August 11, 2018

Partai Golkar Siap Hadapi Pemilihan Legislatif

    Kampanye Golkar. ©Liputanberita21.com


LIPUTANBERITA21.COM - Partai Golkar adalah satu dari sembilan partai yang masuk dalam koalisi Indonesia Kerja. Koalisi ini mengusung pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.

Berdasarkan dilansir  Merdeka.com sabtu(11/8) Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menyakini Ma'ruf Amin bisa membuat partainya mendulang suara untuk partai berlambang pohon beringin itu.

"Ya tentunya (mendongkrak suara Golkar). Doanya untuk kemenangan dari Partai Golkar dalam Pileg," ucap Airlangga di kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (11/8).

Airlangga menambahkan, Ma'ruf juga telah mendoakan Golkar bisa sukses di Pileg 2019 mendatang. Tak akan menyia-nyiakan dukungan itu, katanya, Golkar juga terus berupaya mendorong para kadernya agar bisa menang dan menciptakan suasana yang baik.
"Sehingga ini akan didorong dengan doa yang baik dan harapan yang baik" ungkap Airlangga.

Di tempat yang sama, Ma'ruf menuturkan, dengan dilakukannya Harakah illahiyah oleh Golkar, diharapkan eksis lagi
.
"(Berharap) Golkar juga bisa kembali eksis, sebagaimana Golkar pada masa yang lalu Ini akan menjadi pemenang, pemenang bisa kesatu bisa kedua. Jadi kita saling berdoa untuk bisa ke depannya," kata Ma'ruf. 


Read More

Saturday, April 21, 2018

Ridwal Kamil Masuk 50 Besar Pemimpin Terbaik Di Dunia Versi Majalah Fortune

    Ridwan Kamil ©2018 LIPUTANBERITA21.COM
Liputanberita21.com – Baru-baru ada yang mengejutkan bagi warga Bandung sekaligus menjadi kebanggan warga Bandung di karenakan pada hari ini   Ridwan Kamil telah memasuki daftar 50  Pemimpin Terbaik Versi Majalah Fortune. Orang yang di dikenal dengan sebutkan Kang Emil dianggap sebagai pemimpin yang berpengaruh terhadap perubahan ketika masih aktif menjabat sebagai Wali Kota Bandung sejak 2013 lalu.

Di lansir dari situs resmi Fortune, Kang Emil ini berhasil menduduki peringkat 48 dari 50 pemimpin yang sangat pengaruh .Hal yang mengejutkan nya lagi dari 50 Pemimpin itu hanya Kang Emil menjadi pemimpin yang pengaruh dari Indonesia satu-satu nya yang telah mendapatkan penghargaan tersebut.

"Alhamdulillah pagi ini saya dapat berita baik, masuk sebagai satu-satunya orang Indonesia yang masuk di the world's 50 greates Leaders," kata Kang Emil, di Kabupaten Bekasi, Jumat (20/4) yang di dapatkan oleh Liputanberita21.com

Kang Emil berkata bahwa dia tidak menargetkan penghargaan tersebut dia harga bekerja sesuai dengan jabatan dia agar warga kota Bandung menjadi nyaman. Tapi tidak bisa terhindarkan lagi bahwa dia kerjakan seperti halnya membangun kota Bandung ternyata dapat perhatian dari dunia. Salah satunya bahwa menggunakan teknologi dapat membereskan Indonesia yang tercitrakan lambat, mahal dan sebagainya.

"Semogga dengan ini dapat memberi semangat kepada orang indonesia bisa bersaing dengan dunia tapi harus menggunakan inovasi dan jujur “Kata Kang Emil” .

Inovasi yang dilakukan Ridwan Kamil selama memimpin Bandung adalah penggunaan aplikasi digital untuk mengelola anggaran. Antara lain, e-budgeting, e-lelang, e-zakat (aplikasi bayar zakat), hingga aplikasi menilai kinerja ASN.

Kang Emil Berharap semogga saat pilkada nanti bisa meningkatkan elektabilitasnya. Karena Pemimpin orang Indonesia patut mendapatkan apresiasi tingkat dunia.

"Kebetulan juga  waktu munculnya April, ketika Pilkada, Alhamdulillah, kalau itu bisa menambah elektabilitas. Tapi minimal menyemangati yang lain," ujarnya.

Menurut Kang Emil, Pasangan Rindu ini mempunyai visi misi yang dimana kang emil akan menjadikan  provinsi digital di Jawa Barat. Dengan ada nya digital akan mempermudah, semua urusan di Jawa Barat akan diubah dari manual menjadi digital.

"Saya punya pengalaman di Bandung dan diapresiasi Fortune. Nah itulah yang terjadi, hidup kita akan lebih cepat, mudah dan sejahtera dengan digital," kata Wali Kota Bandung yang membawa kotanya meraih rangking 1 dalam hal kinerja.

Ternyata bukan harga Kang Emil saja yang masuk penghargaan tersebut ternyata ada Presiden Perancis Emmanuel Macron juga berhasil menduduki peringkat 13 dan juga ada presenter terkenal Oprah Wifrey yang berhasil menduduki peringkat 27..

"Saat Kamil menjadi Wali Kota Bandung di 2013, kota yang memiliki 2,5 juta penduduk ini memiliki berbagai masalah seperti polusi, kemacetan lalu lintas, birokrasi yang berbelit-belit," tulis Fortune.

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil juga dinilai sosok arsitek yang mampu mengubah Kota Bandung sebagai kota yang memanfaatkan teknologi. Selama kepemimpinannya ada banyak aplikasi software yang diciptakan untuk membantu dan mempermudah birokrasi.

Masih menurut Fortune, Ridwan Kamil juga mendirikan Bandung Command Centre, yang menjadi ikon smart city di Bandung. Lewat Bandung Command Centre, dengan memanfaatkan CCTV, pemerintah mampu merespons lebih cepat segala permasalahan yang ada di Bandung, seperti masalah lalu lintas maupun jalan berlubang.
"Di tahun ini Ridwan Kamil akan mencalonkan diri jadi gubernur Jawa Barat, posisi kunci dalam perpolitikan Indonesia," tulis Fortune.

Bukan hanya kang emil ada beberapa orang yang tekenal lainnya seperti Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, petenis Serena Williams, dan CEO Apple Tim Cook yang berhasil mendapatkan penghargaan ini .





Read More

Sunday, March 25, 2018

Harapan Ketua Umum Golkar Untuk Calon Legislatif Partainnya Bersih Dari Korupsi Dan Narkoba

     Acara Orientasi Golkar©2018 LIPUTANBERITA21.COM

Liputanberita21.com –Pada hari sabtu kemarin tepat nya pada tanggal(24/3/2018) dari salah satu partai terkenal di Indonesia yaitu partai Golongan Karya(Golkar) menggelar  partai orientasi fungsionaris tingkat pusat di Hotel Redtop and Convention Center, yang di lakukan di Jakarta Pusat,. Orientasi ini lansung di buka dengan ketua Umum partai Golkar yaitu bernama Airlangga Hartarto.

"Visi ketua umum untuk calon legislatif yang baru tahun 2019 . jadi semuanya yang akan mencalonkan diminta ikut orientasi," kata Airlangga di Lokasi, Sabtu (24/3).

Buka hanya orientasi saja tapi juga para calon legislatif di minta untuk tes urine. Tes ini di bertujuan untuk para kader maupun calon legislatif partai Golkar bersih dai Narkotika dan Korupsi.

"Tes urine ini juga untuk membutikan kepada publik bahwa partai Golkar akan memerangi narkoba  ini bagian dari pakta integritas. Sehingga pakta integritas ini selain korupsi juga dari narkoba. Jadi dua-duanya kita jaga. Sehingga saat ini partai Golkar telah membentuk tim majelis etik dengan demikian kita akan jaga," ujar nya”

Tes urine ini tidak hanya untuk calon anggota DPR tapi juga di tunjukan kepada anggota DPRD. Sehingga dari Ketua Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar, Ibnu Munzir mengatakan” saya berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi pemimpin wilayah”

"Harapan kedepan nya adalah semoga ini bisa menjadi contoh yang patut di terapakn oleh masyarakat Indonesia dan bisa menjadi panutan pemimpin di wilayah memberi teladan baik bagi masyarakat," kata Ibnu”

Read More

Wednesday, February 28, 2018

Jusuf Kalla Berhasil Menang Survey Cawapres 2019

    Jusuf Kalla©2018 LIPUTANBERITA21.COM   

Liputanberita21.com – Berdasarkan hasil survey cawapres 2019 bahwa Jusuf Kalla berhasil mengungguli lawan-lawan nya,suver ini juga telah di dukung dari Lembaga survei Populi Center. Ternyata berdasarkan hasil dari lembaga survey populi Center bahwa Jusuf Kall masih bisa maju menjadi calon wakil presiden 2019 nanti.

"Karena Pak Jusuf Kalla berhasil menduduki di posisi pertama.Tapi hal yang mengejutkan bahwa angka suvey milik Jusuf Kalla ini turun cukup drastis  dari bulan Desember 2017 jadi 15,3 persen di bulan Februari 2018," Berdasarkan dari kata Peneliti Populi Center, Hartanto Rosojati di Kantor Populi Center, Jakarta Barat, Rabu (28/2)”

Yang berhasil mengikuti Survey ini adalah Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono tapi angka milik Jusuf Kalla masih berada di atas 3 peserta survey. Bayangkan saja angka milik Gatot Nurmantyo hanya 7,3 persen, selanjutnya Anies Baswedan hanya  3,4 persen, dan terakhir  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen. Walaupun angka Jusuf Kalla mengalami penurunan tapi masih berada di posisi pertama.

"Posisi kedua di duduki oleh Gatot Nurmantyo, Posisi ketiga di duduki oleh Anies Baswedan dan posisi keempat di duduki oleh Agus Harimurti Yudhoyono. Di luar sosok Jusuf Kalla ((JK) terdapat kesamaan latar belakang daerah asal dari sosok Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, AHY yang berasal dari Pulau Jawa," kata Hartanto.

Sedangkan menurut pandangan dari politikus partai PDIP,Maruarar Sirait, Bahwa dari hasil survei tersebut dapat kita lihat sendiri bahwa Jusuf Kalla memiliki peluang lebih besar untuk menjadi Cawapres di tahung 2019. Dibandingkan dengan elektabilitas Gatot, AHY dan Anies.

"Pak JK nomor satu. Jika elektabilitas AHY, Gatot dan Anies dijadikan satu tetap yang gede Pak JK. Artinya elektabilitas lebih gede," kata Ara.

Bahwa survey ini telah di lakukan dari beberapa hari yang lalu yang tepat nya di lakukan pada tanggal 7- 16 Februari 2018, yang memilik responden yang cukup banyak berjumlah 1200 responden. Survei ini menggunakan metode yang canggih seperti metode multistage random sampling,metode sangat cocok untuk di gunakan survey karena canggih dan mudah di gunakan ,metode ini juga  memiliki tingkat eror yang kecil sebesar 2,89% dan memiliki tingkat kepercayaan 95 %



Read More

Thursday, February 15, 2018

Demi Kampanye Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Mengeluarkan Dana Sebesar 2,2 M

     Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul©2018 Liputanberita21.com


Liputanberita21.com - Beberapa bulan lagi di Indonesia akan di adakan Pilkada serentak di beberapa daerah Di Indonesia salah satu nya di provinsi Jawa barat ,di jawa barat ada Ridwan Kamil -Uu Ruzhanul yang akan menjadi salah satu calon di provinsi Jawa barat .

Ridwan kamil-Uu Ruzhanul di bantu juga dengan Tim pemenangan pasangan ini ,Tim pendukung Ridwan kamil-Uu Ruzhanul ini telah menyerahkan berkas Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPUD Provinsi Jabar, Rabu, (14/2). Laporan berkas ini juga akan di serahkan oleh Ketua Tim Pendukung Ridwan Kamil –Uu Ruzhanul(Rindu) yaitu  , Saan Mustopa dan wakil Ketua Tim Pemenangan Arfi Rafnialdi. Ternyata dana awal kampanye untuk pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul sangat lah besar yaitu sebesar Rp 2,2 miliar.

"Hari ini kita serahkan LADK Rindu dan nomor rekeningnya. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan dana kampanye yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar Saan.

Dari laporan ketua Tim pemenang Ridwan kami-Uu Ruzhanul dana tersebut dari pengumupulan dana yang telah di adakan mulai 2 - 12 Februari 2018.

Ketua Tim Pemenang Ridwan kamil- Uu Ruzhanul menjelaskan peraturan kampanye KPU salah satu nya adalah KPU membatasi maksimal total transaksi dana kampanye yang boleh diterima oleh paslon peserta Pilkada adalah Rp 473 miliar. Karena dari itu pihak mereka wajib melaporkan pemasukan dan pegeluran dana kampanye secara bertahap periode 13 Februari-27 Juni 2018.

Tim Pemenang dari pasangan Ridwan kami-Uu Ruzhanul telah melakukan penggalangan dana untuk kampanye secara online maupun offile jika online dapat melalui website ini:
warga bisa berpartisipasi menyumbang dana untuk kegiatan kampanye paslon Rindu.

Jika warga mau menyumbangkan dana secara offline dapat datang ke posko  posko atau rumah pemenangan Jabar juara yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jabar.

Warga dipersilakan menyumbang mulai dari nilai terkecil Rp 10.000. Nilai sumbangan mengacu pada Peraturan KPU No. 13 tahun 2016 tentang dana kampanye peserta Pilkada. Dalam peraturan tersebut disebutkan, dana kampanye yang berasal dari perorangan maksimal Rp 75 juta, dari kelompok atau badan hukum swasta, maupun dari partai politik atau gabungan parpol maksimal Rp 750 juta.

Sedangkan dari laporan wakil ketua tim Pemenang Ridwan kamil-Uu Ruzhanul(Rindu) Arfi Rafnialdi akan melakukan menambahkan, dana yang dilaporkan kepada KPUD berasal dari cagub, cawagub, partai pengusung, anggota dewan dan masyarakat. Nilai sumbangan mulai dari Rp 10 ribu.

"kami berterima kasih ,karena tidak hanya menyumbang masyarakat juga selalu mendoakan dan mengharapkannya kepada pasangan Ridwal kamil-Uu Ruzhanul," ungkapnya.

Read More

Thursday, December 7, 2017

Anies Di Sebut-Sebut menjadi kandidat calon cawapres terkuat versi survey

Hasil gambar untuk anies cawapres
Anies kandidat cawapres terkuat ©2017 LIPUTANBERITA21.COM      


LIPUTANBERITA21.COM -  Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk dalam kandidat paling kuat sebagai calon Wakil Presiden versi survei Indo Barometer. Meski elektabilitas Anies tinggi, Partai Gerindra sejauh ini tak kepincut menjadikannya sebagai Cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pembahasan soal cawapres ideal bagi Prabowo masih terlalu dini. Saat ini, Partai Gerindra masih fokus berkonsolidasi menyiapkan verifikasi sebagai peserta Pemilu 2019.
"Belum ada pembicaraan begitu, saya kira masih jauh," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12).
Menurutnya, keputusan soal cawapres Prabowo tidak bisa diputuskan sendiri. Gerindra harus melihat keputusan dengan partai koalisi dan persyaratan lainnya.
Menurut hasil survei dari lembaga yang sama, elektabilitas Presiden Joko Widodo tetap yang tertinggi dengan 34,9 persen di atas Prabowo Subianto yang mendapatkan 12,1 persen suara.
Fadli menilai wajar jika Prabowo masih berada di bawah Jokowi dalam survei tersebut. Hal ini karena Prabowo belum resmi menjadi calon Presiden.
"Ya namanya kandidat dan Pak Prabowo belum menjadi kandidat ya biasa tetapi kalau kita lihat hampir semua survei Prabowo ada di dua besar dan yang lain masih jauh di bawah itu," terangnya.
Seperti di lansir di merdeka.com(07/12/2017)Metode survei soal elektabilitas calon presiden yang dipakai Indo Barometer dikritik. Fadli menganggap metode survei sangat kuno dan tidak bisa merepresentasikan realitas sebenarnya karena sampel survei hanya 1.200, jauh dibanding jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai 261 juta.
"Jadi juga metodologi survei harus kita evaluasi, ini kan metodologi kuno ya. metode konvensional. Bayangkan 1200 orang mau merefleksikan pandangan atau persepsi 261 juta orang," tandas dia.
Wakil Ketua DPR ini menyebut metode survei saat ini juga harus memperhatikan kemajuan teknologi seperti suara netizen di media sosial. Untuk itu, dia mengklaim banyak hasil survei yang keliru.
Contohnya, hasil survei soal elektabilitas Basuki T Purnama di Pilgub DKI Jakarta. Banyak lembaga survei yang mengunggulkan Ahok, tetapi akhirnya hal tersebut meleset.
"Kalau dulu mungkin bisa menggambarkan tapi kalau sekarang medsos digital setiap orang punya akses terhadap mobile phonenya. Sehingga dan mereka aktif di medsos menurut saya harus evaluasi total karena banyak sekali survei ini yang gagal," tambahnya.
Berdasarkan survei yang dilakukan Indo Barometer, Anies masuk bursa calon Wakil Presiden (cawapres) di Pilpres 2019. Anies mendapatkan persentase suara tertinggi dengan 10,5 persen.
Setelah Anies, nama-nama yang masuk dalam bursa cawapres adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 9,6 persen, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan 9,6 persen dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan 9,6 persen.
Read More

Monday, July 31, 2017

PKB kini masih bingung dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Maman Imanul Haq. ©2017 Liputanberita21.com


Liputanberita21.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih belum menentukan arah dukungannya dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang. PKB beralasan masih harus melakukan komunikasi politik dengan partai lain.

"(Belum deklarasi) Iya, karena kita juga harus cari masukan dan dukungan dari daerah," Wasekjen PKB Maman Imanulhaq, di D'Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/7).

Menurut anggota komisi VIII tersebut, alasan lain karena masih terlalu cepat untuk melakukan deklarasi dukungan untuk calon Presiden. Terlebih pemerintahan saat ini masih ada dua tahun masa kepemimpinannya.

"Ini waktu masih dua tahun, saya rasa kita hormati teman-teman dalam melakukan itu. PKB tentu melakukan kalkulasi politik secara sistematis," ujarnya.

Diketahui, dua parpol sudah menyatakan dukungan meski Pilpres masih dua tahun lagi. Dua parpol itu yakni Golkar dan PPP yang sama-sama menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
Read More

Friday, July 21, 2017

PKB belum pasti dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Jokowi pimpin upacara HUT Bhayangkara. ©2017 Liputanberita21.com/

Liputanberita21.com - Fraksi koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla kecuali PAN kompak memilih presidential threshold tetap 20-25 persen pada pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilu menjadi undang-undang dalam sidang paripurna. Meski kompak soal presidential threshold pada UU Pemilu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum memastikan apakah akan kembali mendukung Joko Widodo pada pemilihan Presiden tahun 2019.

"Belum sampai ke sana ya," kata Ketua DPP PKB Lukman Edy di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/7).

Lukman menjelaskan terkait dukungan dalam pemilihan presiden, PKB memiliki mekanisme yang cukup panjang sehingga tak bisa dengan cepat mengambil keputusan. Terlebih, dalam kontrak politik dengan koalisi hanya tertulis bahwa PKB diminta membantu menyukseskan pemerintahan Jokowi yang akan habis pada tahun 2019. Dengan artian, tak ada kesepakatan agar koalisi ini berlanjut di Pemilu 2019.

"Kontrak PKB adalah menyukseskan kabinet dan rezim ini sampai akhir dengan baik," ujar Ketua Pansus RUU Pemilu ini.

Pada Pilpres 2014 lalu, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla diusung oleh PDI Perjuangan, PKB, NasDem, Hanura dan PKPI. Keempat partai ini didukung oleh PPP kubu Romahurmuziy. Di tengah pemerintahan sudah berjalan, PAN dan Golkar menyatakan mendukung pemerintah. Padahal pada Pilpres 2014, kedua partai ini merupakan lawan dari Jokowi dan Jusuf Kalla dengan menjadi bagian dari pengusung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Sumber:Merdeka.com
Read More

Wednesday, July 12, 2017

Jokowi titip penyelesaian proyek di DKI ke Djarot & Anies




Liputanberita21.com -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip penyelesaian sejumlah proyek di DKI Jakarta kepada Gubernur saat ini Djarot Saiful Hidayat dan Gubernur terpilih Anies Baswedan. Sejumlah proyek yang belum selesai, di antaranya proyek transportasi massal seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT).

"Serta pembangunan jalan tol termasuk memperlancar akses ke Pelabuhan Tanjung Priok," kata Jokowi dalam rapat terbatas membahas evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi DKI Jakarta, Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/7).

Jokowi mengatakan, ekonomi Jakarta tumbuh 6,48 persen pada 2017 di triwulan I, lebih tinggi pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,01 persen. Tingkat pengangguran terbuka yang pada Februari 2017 tercatat 5,3 persen ini juga mengalami penurunan 0,41 poin dibanding 2016.

"Saya harap pencapaian ini dapat ditingkatkan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru serta mampu lebih banyak menyerap tenaga kerja," ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Jokowi juga mengingatkan sebagai Ibu Kota Negara, Jakarta memiliki segudang permasalahan. Mulai dari urbanisasi, kemiskinan, ketimpangan sosial, penyediaan fasilitas umum, listrik, perumahan, sanitasi, air bersih, kemacetan dan penyediaan transportasi massal, penanganan soal limbah dan polusi udara sampai pengendalian tata ruang.

Jokowi mengingatkan pula untuk menyelesaikan permasalahan tersebut tak dapat dikerjakan sendiri oleh Pemprov DKI Jakarta. Namun, harus dibantu oleh pemerintah pusat.

"Dan memerlukan kerja sama, kekompakan dengan daerah-daerah penyangga di Ibu Kota," Katanya

sumber:merdeka.com
Read More