7/22/2026

Belajar Jaringan Komputer untuk Pemula - Modul 14 : Mengenal 6 Jenis Reserved IPv4 Address dan Fungsinya dalam Jaringan Komputer

 

Mengenal 6 Jenis Reserved IPv4 Address dan Fungsinya dalam Jaringan Komputer

LIPUTANBERITA21.COMDalam dunia jaringan komputer, kita sering kali berinteraksi dengan berbagai deretan angka IPv4. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua IP address bisa digunakan secara bebas untuk berselancar di internet publik?


Lembaga otoritas internet global, yakni IETF (Internet Engineering Task Force) dan IANA (Internet Assigned Numbers Authority), secara khusus telah mengalokasikan beberapa blok IP untuk tujuan spesifik. Alamat-alamat pengecualian ini dikenal dengan istilah Reserved IPv4 Address.


BACA JUGABelajar Jaringan Komputer untuk Pemula - Modul 13 Cara Kerja DHCP: Solusi Otomatisasi Alokasi IP Address dalam Jaringan


Agar pemahaman jaringan Anda semakin matang, mari kita bedah enam jenis IP address khusus yang tidak dapat dirutekan secara sembarangan di internet publik ini.


1. Network Address (Identitas Jaringan)


Network address ibarat "nama jalan" dari sebuah perumahan, bukan nomor rumah spesifiknya. IP ini berfungsi untuk menunjukkan identitas sebuah jaringan (network ID) dan rentang host yang ada di dalamnya.

Contoh Pembagian IP

Sebagai contoh, jika sebuah jaringan menggunakan blok IP 192.168.10.0/24:

  • 192.168.10.x berfungsi sebagai Network ID.

  • x.x.x.0 merupakan penanda identitas jaringan itu sendiri.


Dalam praktiknya, blok /24 tersebut memiliki rentang IP dari 192.168.10.1 hingga 192.168.10.254 untuk digunakan oleh perangkat. Namun, IP 192.168.10.0 murni dialokasikan sebagai network address untuk keperluan routing (perutean data) dan tidak bisa dipasang pada perangkat komputer atau smartphone Anda.


2. Private IP Address (IP Khusus Jaringan Lokal)


Private IP Address adalah tulang punggung dari jaringan LAN di rumah, kantor, atau sekolah Anda. Sesuai namanya, IP ini bersifat privat dan tidak bisa diakses langsung dari internet.


Lalu, bagaimana komputer di kantor bisa browsing internet? Jawabannya adalah dengan menggunakan teknologi NAT (Network Address Translation), yang akan "menerjemahkan" IP privat ini menjadi IP publik saat keluar menuju internet.


Tujuan utama diciptakannya IP Privat adalah untuk menghemat ketersediaan IPv4 global yang jumlahnya semakin menipis. Berikut adalah rentang blok Private IPv4 yang diakui secara standar:

KelasBlok IPv4 (CIDR)Rentang Alamat IP Privat
A10.0.0.0/810.0.0.0 – 10.255.255.255
B172.16.0.0/12172.16.0.0 – 172.31.255.255
C192.168.0.0/16192.168.0.0 – 192.168.255.255

3. Loopback IP Address (Localhost)


Jika Anda seorang developer atau teknisi jaringan, Anda pasti tidak asing dengan istilah Localhost. Secara teknis, ini menggunakan blok IP 127.0.0.0/8 (rentang 127.0.0.0 hingga 127.255.255.255).


Dikutip dari IDCloudHost Loopback address dirancang khusus agar sebuah sistem (komputer/server) dapat berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Proses ini dikelola sepenuhnya oleh sistem operasi tanpa perlu melewati kartu jaringan fisik (NIC). Fitur ini sangat berguna ketika Anda ingin menguji coba aplikasi berbasis web atau server secara lokal sebelum diunggah ke internet.


4. Link-Local Address (IP Darurat / APIPA)


Apa yang terjadi jika komputer Anda terhubung ke jaringan yang diset otomatis (DHCP), tetapi server DHCP-nya sedang down? Perangkat Anda tidak akan kehilangan koneksi secara total berkat Link-Local Address.


Sistem akan secara acak menciptakan IP address secara mandiri (sering disebut APIPA) pada rentang 169.254.0.0 – 169.254.255.255 (169.254.0.0/16).

BACA JUGABelajar Jaringan Komputer untuk Pemula - Modul 12: Memahami Subnet Mask, Network ID, dan Konversi Biner


Catatan penting:

IP ini hanya mengizinkan perangkat untuk berkomunikasi dengan perangkat lain yang berada dalam satu segmen jaringan (subnet) yang sama. IP darurat ini sama sekali tidak bisa digunakan untuk mengakses internet dan tidak bisa diteruskan oleh router.


5. Broadcast Address (Alamat Siaran Massal)


Kebalikan dari komunikasi unicast (satu lawan satu), Broadcast Address digunakan untuk mengirim paket data ke seluruh perangkat yang terhubung dalam satu segmen jaringan secara bersamaan.


Dalam IPv4, terdapat dua kategori broadcast:

  • Limited Broadcast (255.255.255.255): Digunakan untuk menyebarkan pesan ke seluruh jaringan lokal saat itu juga. IP ini tidak akan pernah dilewatkan ke jaringan luar oleh router.

  • Directed Broadcast: Mengirim pesan ke seluruh perangkat pada subnet tertentu. Contohnya, pada blok jaringan 192.0.2.0/24, alamat broadcast-nya adalah 192.0.2.255 (angka terakhir dimaksimalkan menjadi 255 pada desimal, atau angka "1" semua pada bilangan biner).


6. Default Route Address (Rute Pamungkas)


Di dalam tabel routing, IP 0.0.0.0/0 memiliki peran yang sangat krusial. Alamat ini merepresentasikan Default Route, yakni jalur yang akan dipilih oleh router ketika tidak ada rute spesifik lain yang cocok dengan tujuan pengiriman data.


Dalam bahasa sederhana, angka nol pada format IP dan notasi CIDR tersebut bermakna "segala jenis jaringan dan seluruh host yang ada". Ini adalah jalur penyapu jagat agar data yang tidak dikenali tujuannya tetap memiliki arah untuk diteruskan (biasanya diarahkan ke gerbang internet / ISP).


Baca Juga

Liputanberita21.com adalah suatu portal berita media yang berada di Indonesia yang berbasis Online yang menyajikan segala jenis Informasi seperti Lowongan kerja,Berita Lampung,Ilmu Pengetahuan,Dunia dan masih banyak lagi lainnya. Liputan Berita 21 di pada tanggal 21/06/2017.

This Is The Newest Post

Silakan komentar dengan bahasa indonesia yang baik dan sesuai dengan topik pembahasan
EmoticonEmoticon