Contoh Persoalan Tentang Block Cipher Pada Kripografi

Nama : Andi Syaputra
Kelas : IF GAB 1
NPM : 18312193


1. permasalahan 

  • perencanaan teknik untuk menyelesaikan block cipher tradisional rangka alu

2. pembahasan 

  • Dalam algoritma ini, pola yang diambil berasal dari permainan tradisional Rangku Alu yang kemudian digunakan sebagai proses pengambilan bit. Berikut adalah empat pola yang akan digunakan.


  • menunjukkan sebuah formasi awal dari permainan tradisional Rangku Alu, formasi ini digunakan untuk membuat Pola A dengan cara mengambil dari posisi tongkat bambu (tanda lingkaran orange) dan penarinya (tanda kotak biru). Setelah memberi tanda dan melihat formasinya, langkah berikutnya melakukan pemetaan posisinya dalam Pola A.


  • menunjukkan sebuah formasi dimana permainan mulai siap dimainkan, formasi ini yang akan digunakan untuk membuat Pola B dan caranya sama seperti cara menggambil Pola A yang berdasarkan posisi tongkat bambu dan posisi penarinya.


    Pada gambar 8 menunjukkan posisi bambu menjadi terbuka dan pemain melompat ke posisi di antara dua bambu. Dari proses tersebut maka dapat dilakukan pemetaan yang menghasilkan C.


    Pada Gambar 9 menunjukkan adanya perubahan posisi bambu kembali saling berdekatan dan pemain melompat keujung yang satunya. Dari proses tersebut maka dap dilakukan pemetaan yang menghasilkan Pola D

    Gambar 6, Gambar 7, Gambar 8, dan Gambar 9 masing- masing menunjukkan empat pola yang berbeda dimana masing-masing pola diambil merupakan pola yang berasal dari pola permainan tradisional Rangku Alu. Berdasarkan pola tersebut, dilakukanlah pengujian korelasi dengan mengkombinasikan urutan pola tersebut yang bertujuan untuk menemukan nilai korelasi terbaik. Pengujian yang dilakukan menggunakan contoh plaintext yaitu “DIESUKSW” dan kunci yaitu “BUDAYAKU”.

    Berdasarkan hasil pengujian korelasi, maka hasil terbaiklah yang akan digunakan sebagai acuan perancangan dalam proses enkripsi dan dekripsi.


3. hasil pembahasan

  • Enkripsi Block Cipher memiliki kelemahan mudahnya pendeteksian terutama jika ada blok-blok data yang sama di enkripsi manggunakan kunci yang sama, maka akan menghasilkan cipherteks yang sama. Kunci dalam dunia kriptografi merupakan data yang bersifat private, sekali


    data kunci telah di ketahui seorang kriptoanalis juga perlu melakukan analisa berkaitan dengan ukuran blok (dalam penelitian ini menggunakan 64 bit), alur pola yang digunakan (nilai korelasi 0,011), metode untuk meningkatkan keacakan (menambahkan metode  XOR), serta berapa putaran yang digunakan (menggunakan total 20 putaran). Kemudian berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Kriptografi Block Cipher 64 bit berbasis pola permainan tradisional Rangku Alu ini menghasilkan output yang acak sehingga dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengamanan data. Dalam pengujian Avalanche Effect yang dilakukan, menunjukkan bahwa proses enkripsi di setiap putaran memiliki perubahan yang mencapai 49,38% yang berarti masuk ke dalam kategori yang sangat baik.


Silakan komentar dengan bahasa indonesia yang baik dan sesuai dengan topik pembahasan
EmoticonEmoticon